TVRINews, Maybrat
Masyarakat di sembilan kampung di Distrik Mare Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, menyambut penuh syukur dimulainya pembangunan jaringan listrik oleh PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Papua Barat Daya.
Pembangunan jaringan listrik tersebut ditandai dengan kegiatan Sosialisasi Pembangunan Proyek Listrik Perdesaan yang digelar PLN UP2K Papua Barat Daya di Kantor Distrik Mare Selatan, Selasa, 1 September 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Maybrat Karel Murafer, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas BKSDM Kabupaten Maybrat, Kepala Distrik Mare Selatan, serta perwakilan sembilan kepala kampung.
Bupati Maybrat, Karel Murafer mengatakan, kehadiran sarana kelistrikan di Distrik Mare Selatan merupakan harapan yang telah lama dinantikan masyarakat.
Menurutnya, masuknya listrik akan membuka peluang bagi peningkatan berbagai sektor pelayanan dasar, mulai dari pendidikan, kesehatan hingga pertumbuhan ekonomi masyarakat.
"Masyarakat menyambut dengan gembira kehadiran negara melalui pemerintah daerah. Pelayanan dasar seperti infrastruktur jalan, kelistrikan, telekomunikasi dan air bersih di wilayah 3T ini merupakan pelayanan yang menyentuh langsung masyarakat kita yang ada di Kabupaten Maybrat," kata Karel, Selasa, 1 September 2026.
Karel mengakui, wilayah Mare Raya masih tergolong tertinggal dan membutuhkan dukungan pelayanan dasar, termasuk akses listrik.
Ia menyebut pembangunan jaringan listrik oleh PLN menjadi momentum penting bagi masyarakat yang selama ini belum menikmati layanan kelistrikan secara memadai.
"Kehadiran PLN hari ini sangat menjawab kebutuhan masyarakat karena karena sudah sekian tahun masyarakat sejak di zaman Onderafdeling india belanda hingga saat ini sarana kelistrikan baru mulai masuk," ucapnya.
Menurut Karel, pembangunan listrik tidak hanya berkaitan dengan penerangan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.
Sementara itu, Perwakilan PLN UP2K Papua Barat Daya, Ary Santoso, mengatakan pembangunan jaringan listrik di sembilan kampung tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2026. Ia berharap penyelesaian proyek ini dapat menjadi kado Natal bagi masyarakat di sembilan kampung Distrik Mare Selatan.









