TVRINews, Sorong
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan bersama Direktur Utama Perum Bulog, Letjen TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani meninjau langsung penyaluran bantuan pangan beras kepada masyarakat di Kelurahan Malabutor, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Rabu, 2 September 2026.
Kunjungan tersebut turut dihadiri Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Peninjauan dilakukan untuk memastikan bantuan pangan pemerintah tersalurkan dengan baik kepada masyarakat yang membutuhkan.
Zulkifli Hasan mengatakan, bantuan pangan beras merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan jaminan sosial bagi masyarakat penerima manfaat.

"Bantuan pangan ini merupakan jaminan sosial agar masyarakat yang membutuhkan dapat terbantu," ujar Zulkifli Hasan.
Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan komitmen Bulog untuk mempercepat penyaluran bantuan pangan ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah yang menghadapi tantangan geografis dan distribusi.
Menurutnya, Bulog terus memastikan bantuan pangan dapat tersalurkan dari Aceh hingga Papua dengan memanfaatkan jaringan pergudangan dan infrastruktur distribusi yang dimiliki.
Untuk enam provinsi di Tanah Papua, pemerintah mengalokasikan bantuan pangan beras kepada 845.425 Penerima Bantuan Pangan (PBP) dengan total volume mencapai 25.362.750 kilogram beras.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Bantuan Pangan Beras alokasi Juli hingga September 2026. Setiap penerima mendapatkan total 30 kilogram beras untuk periode tiga bulan.
Khusus di Provinsi Papua Barat Daya, bantuan menyasar 83.342 PBP dengan total alokasi 2.500.260 kilogram beras yang tersebar di lima kabupaten dan satu kota.
Sementara di Kota Sorong, bantuan dialokasikan kepada 35.348 PBP dengan volume mencapai 1.060.440 kilogram beras. Bantuan tersebut didistribusikan ke 10 distrik dan 41 kelurahan.
Salah satu lokasi penyaluran yang ditinjau langsung adalah Kelurahan Malabutor. Di wilayah tersebut, sebanyak 1.861 PBP menerima bantuan dengan total alokasi 55.830 kilogram beras.
Ahmad Rizal mengatakan, Bulog akan terus memperkuat kesiapan stok, jaringan pergudangan, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya. Langkah tersebut dilakukan agar bantuan pangan pemerintah dapat menjangkau masyarakat penerima manfaat, termasuk di daerah yang memiliki tantangan geografis dan distribusi.
"Melalui kesiapan stok, jaringan pergudangan, dan sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan, Bulog akan terus mendukung kebijakan pemerintah dalam memastikan program bantuan pangan menjangkau masyarakat hingga ke daerah-daerah yang memiliki tantangan distribusi," kata Ahmad Rizal.









